Cara Mengobati Insomnia

Cara mengobati insomnia dengan menggunakan bahan bahatn tradisional tanpa efek samping yang berbahaya.

Sekilas tentang insomnia:

Insomnia adalah gejala kelainan dalam tidur yang berupa kesulitan untuk tidur atau mempertahankan tidur walaupun ada kesempatan untuk itu.

Insomnia bukanlah suatu penyakit, tetapi merupakan suatu gejala yang memiliki berbagai penyebab, seperti kelainan emosional, kelainan fisik dan pemakaian obat-obatan. Insomnia sering disebabkan oleh adanya suatu penyakit, pola tidur yang tidak teratur (pola hidup yang tidak sehat) atau adanya permasalahan psikologis seperti stress yang berkepanjangan. Bahkan kadang kala seseorang bisa sulit tidur hanya karena badan dan otaknya tidak lelah.

Gejala Insomnia biasanya diikuti gangguan fungsional saat bangun, seperti kepala terasa pusing, badan tidak segar, kurang bergairah, dan lain-lain. Menurut beberapa penelitian, akibat dari Insomnia juga dapat membuat perasaan cemas, depresi, atau mudah tersinggung dalam pergaulan.

Anda mungkin mengalami kesulitan fokus pada pekerjaan, sulit untuk berkonsentrasi, belajar, dan mengingat, yang tentunya dapat mencegah kreativitas kita dalam melakukan sesuatu yang terbaik, baik di tempat kerja, sekolah, maupun dalam masyarakat. Insomnia juga dapat menyebabkan masalah serius lainnya. Seperti perasaan mengantuk saat mengemudi, yang  tentunya dapat berakibat fatal karena dapat menyebabkan kecelakaan.

Penyebabnya:

Obat psikoaktif atau stimulan, termasuk obat-obatan tertentu, herbal, kafein, nikotin, kokain, amfetamin, methylphenidate, MDMA dan modafinil.
Obat antibiotik fluoroquinolone, lihat fluorokuinolon toksisitas, terkait dengan jenis lebih parah dan kronis insomnia.
Sindrom Kaki Resah dapat menyebabkan insomnia karena sensasi tidak menyenangkan merasa dan perlu untuk menggerakkan kaki atau bagian tubuh lain untuk menghilangkan sensasi tersebut. Hal ini sulit jika tidak mustahil untuk tertidur sambil bergerak.
Nyeri Setiap cedera atau kondisi yang menyebabkan nyeri. Nyeri dapat menghalangi seseorang dari menemukan posisi yang nyaman di mana untuk jatuh tertidur, dan di samping itu dapat menyebabkan kebangkitan jika, selama tidur, orang berguling dan menempatkan tekanan pada daerah yang terluka atau menyakitkan tubuh.
Hormon pergeseran seperti yang mendahului menstruasi dan mereka yang selama menopause
Masalah kehidupan seperti rasa takut, kecemasan stres, ketegangan emosional atau mental, masalah pekerjaan, stres keuangan, kehidupan seks yang tidak memuaskan
Gangguan mental seperti gangguan bipolar, depresi klinis, gangguan kecemasan umum, gangguan stres pasca trauma, skizofrenia, atau gangguan obsesif kompulsif.
Gangguan irama sirkadian, seperti shift kerja dan jet lag, dapat menyebabkan ketidakmampuan untuk tidur di beberapa kali hari dan kantuk yang berlebihan pada waktu lain hari. Jet lag ini terlihat pada orang yang bepergian melalui beberapa zona waktu, sebagai waktu relatif terhadap terbit dan terbenam matahari tidak lagi bertepatan dengan konsep internal tubuh itu. Insomnia dialami oleh pekerja shift juga merupakan gangguan ritme sirkadian tidur.
Gangguan neurologis tertentu, lesi otak, atau sejarah dari cedera otak traumatis
Kondisi medis seperti hipertiroidisme dan rheumatoid arthritis

Posted by : caramengobatiinsomniablog.wordpress.com

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s